Fenomena Langka: GMT Di Langit Pagi Indonesia

GMT
Fenomena langka gerhana matahari total yang akan terjadi 9 Maret 2016 (Foto: news.liputan6.com)

BIOma – Gerhana Matahari Total (GMT) akan menghiasi langit pagi Indonesia tanggal 9 Maret mendatang. Fenomena langka ini akan kembali berlangsung setelah sebelumnya terjadi di tahun 1983. GMT ialah dimana Matahari-bumi-bulan berada pada satu garis lurus di bidang tata surya, tepatnya ketika umbra Bulan jatuh ke permukaan bumi.

Meskipun fenomena GMT ini langka, fenomena ini tetap patut diwaspadai. Dikutip dari Kantor Berita Antara, Sabtu (27/2/2016), Kepala Stasiun Geofisika kelas I BMKG Padang Panjang Rahmat Triyono, mengatakan paparan cahaya matahari saat fenomena alam gerhana matahari total bisa merusak retina.“Paparan cahaya matahari dengan intensitas tinggi akan menembus mata dan merusak lapisan retina mata yang berisi syaraf sensitif,” jelasnya.

Untuk daerah Makassar sendiri, hanya akan terjadi gerhana matahari parsial. Dikutip dari portal berita celebesonline.com (26/02/2015), “Fase gerhana Matahari sebagian (parsial) dengan intensitas kegelapan antara 66 hingga 99 persen akan melewati 80 kabupaten/kota di delapan provinsi yakni Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara,” kata Irwan Slamet, Kepala Bidang Observasi Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s