Anjuran Tidak Sarapan Sebelum Shalat Idul Adha

manfaat-makan-bersama-keluarga
Sumber : forum.housing-estat.com

BIOma – Hari Raya Idul Adha menjadi salah satu perayaan yang ditunggu-tunggu oleh umat Islam diseluruh dunia. Hari Raya yang bertepatan dengan tanggal 10 Dzulhijjah 1437 H atau 12 September 2016 juga biasa disebut Hari Raya Qurban dimana umat islam disunnahkan untuk menyembelih hewan untuk diqurban.

Untuk menyambut hari raya ini banyak hal yang pada umumnya disiapkan oleh umat muslim, seperti menyiapkan pakaian terbaik ataupun menyiapkan hidangan-hidangan untuk menyambut para sanak keluarga maupun kerabat. Namun ternyata sarapan di Hari Raya Idul Adha itu tidak dianjurkan. Alih-alih menikmati sarapan bersama keluarga, umat islam disunnahkan untuk makan setelah melakukan shalat Id.

Berbeda dengan Hari Raya Idul Fitri dimana kita disunnahkan untuk makan atau sarapan sebelum melakukan shalat Id di Hari Raya Qurban ini kita dianjurkan untuk tidak makan.

Dari ‘Abdullah bin Buraidah, dari ayahnya, ia berkata,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لاَ يَغْدُو يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ وَلاَ يَأْكُلُ يَوْمَ الأَضْحَى حَتَّى يَرْجِعَ فَيَأْكُلَ مِنْ أُضْحِيَّتِهِ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berangkat shalat ‘ied pada hari Idul Fithri dan beliau makan terlebih dahulu. Sedangkan pada hari Idul Adha, beliau tidak makan lebih dulu kecuali setelah pulang dari shalat ‘ied baru beliau menyantap hasil qurbannya.” (HR. Ahmad 5: 352.Syaikh Syu’aib  Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Di hari Raya Idul Fitri umat islam disunnahkan untuk sarapan dikarenakan untuk menjadi pembeda bahwa hari itu bukan hari puasa. Sedangkan di Hari Raya Idul Adha disunnahkan untuk tidak sarapan agar hewan yang diqurbankan dan disantap bersama-sama. Namun, bagi umat Islam yang tidak melakukan Qurban, dapat sarapan sebelum ia Shalat Id.

Ibnu Hazm rahimahullah berkata,

وإن أكل يوم الأضحى قبل غدوه إلى المصلى فلا بأس، وإن لم يأكل حتى يأكل من أضحيته فحسن، ولا يحل صيامهما أصلا

“Jika seseorang makan pada hari Idul Adha sebelum berangkat shalat ‘ied di tanah lapang (musholla), maka tidak mengapa. Jika ia tidak makan sampai ia makan dari hasil sembelihan qurbannya, maka itu lebih baik.  Tidak boleh berpuasa pada hari ‘ied (Idul Fithri dan Idul Adha) sama sekali.” (Al Muhalla, 5: 89).

Oleh karena itu, kita umat Islam sangat dianjurkan untuk tidak sarapan sebelum shalat Id. Dan sangat ditegaskan bahwa puasa di kedua hari raya tersebut “Haram” hukumnya.

By : Nurhidayah Agung

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s