Kurang Gerak Dapat Menurunkan Harapan Hidup, Benarkah?

malas bergerak
(Doc.Int)

(28/3/17) BIOma – Teknologi sekarang ini semakin memanjakan kita untuk mendapatkan apapun secara instan. Akibatnya tentu saja  kita menjadi malas bergerak. Fakta menyebutkan bahwa pada tahun 2015, sekitar  2,3 miliar orang dewasa mengalami kegemukan dan 700 juta di antaranya obesitas. Salah satu penyebabnya yaitu ketidakaktifan fisik.

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), ketidakaktifan fisik adalah istilah untuk mengidentifikasi orang-orang dengan tingkat aktivitas fisik teratur yang rendah atau tidak sama sekali sehingga pembakaran energinya tidak lebih dari 1,5 kali pembakaran energi saat beristirahat.

Dalam  aktivitas sehari-hari kita bisa menghabiskan waktu hingga berjam-jam hanya untuk bermain gadget atau sekadar menonton TV. Semua kegiatan itu merupakan contoh dari ketidakaktifan fisik.

Dilansir dari laman www.tanyaapoteker.com, dampak  buruk dari kurangnya aktivitas fisik ialah

1. Pengeroposan Tulang

Akibat frekuensi gerak tubuh yang sangat rendah, kemungkinan pengeroposan tulang akan semakin meningkat. Tulang  adalah bagian tubuh yang akan tumbuh secara baik jika aktivitas fisik dilakukan secara rutin dan dengan frekuensi yang sesuai.

2. Risiko Obesitas

Bayangkan berapa energi yang anda tumpuk di dalam tubuh Anda apabila frekuensi gerak tubuh yang dilakukan berbanding terbalik dengan rutinitas pola makan Anda. Semakin banyak energi yang anda timbun di tubuh maka semakin tinggi risiko Anda obesitas.

3. Kemampuan Jantung Melemah

Berdasarkan diagnosa dari pembuluh jantung yang abnormal, akibat kurang gerak sehingga peredaran darah menjadi tidak lancar.

4. Gangguan Psikologis

Stres, emosi, malas adalah salah satu dampak buruk dari kurang gerak. Tubuh kita akan merasa mudah letih dan juga malas untuk bergerak, serta sensitifitas psikologis seperti mudah marah juga umum menjangkit orang yang yang kurang gerak.

Ungkapan bahwa kurang gerak dapat menurunkan harapan hidup memang benar dan bukan mitos belaka. Semuanya datang karena kita yang memulainya, maka mulailah sesuatu yang bermanfaat agar kehidupan Anda jadi lebih bermakna.

Reporter : Susi Lestari

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s