Terkendala Waktu, Beberapa Agenda Diskusi Publik Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Tak Terlaksana

Screenshot_20170618_173529 (2).png
Narasumber dan Moderator Diskusi Publik Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia. (Doc. LPM BIOma)

Parangtambung, BIOmaIkatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) telah menggelar Diskusi Publik dengan tema “Menakar KAMTIBMAS dalam Persepsi Layar Kaca” siang tadi (18/06) di Hotel Amaris Jl. AP. Pettarani pukul 15.30 hingga waktu berbuka puasa tiba. Diskusi publik tersebut menghadirkan Ulfah Djalawali sebagai pemandu diskusi serta empat orang narasumber yakni Walikota Makassar  Danny Pomanto, Kapolrestabes Makassar Endi Sutendi, Dandim 1408/BS Makassar Otto Sollu, dan dari pihak media yakni Alwy Fauzi. Tamu undangan berasal dari jurnalis berbagai media dan didominasi oleh peserta dari lembaga jurnalis kampus.

Dua setengah jam merupakan waktu yang belum cukup untuk memuaskan peserta diskusi dalam menggali informasi dan memperoleh pengetahuan mengenai sinergi antara pemerintah, polrestabes, TNI, dan media dalam mengawal kamtibmas Kota Makassar. Antusiasme peserta diskusi terlihat dari seluruh peserta yang memperhatikan penjelasan narasumber dengan seksama serta banyaknya peserta yang ingin mengajukan pertanyaan namun hanya empat penanya yang diberi kesempatan.

Kurangnya waktu menyebabkan beberapa agenda diskusi publik tidak terlaksana, salah satunya yaitu pemaparan materi oleh Kapolrestabes Kota Makassar yang mengaku telah menyusun materi yang nantinya akan disampaikan pada diskusi publik tersebut. Sesi tanya jawab khusus bagi peserta dari kalangan mahasiswa turut ditiadakan.

Sementara itu, Danny Pomanto yang merupakan Walikota Makassar pun terpaksa harus meninggalkan lokasi diskusi publik ditengah jalannya acara lantaran memiliki agenda lain. Namun dalam diskusi tersebut, Danny Pomanto berpesan kepada awak media agar tidak hanya menyoroti kriminalitas, namun juga turut mengangkat sisi positif berbagai kejadian di Kota Makassar.

Kepada awak media agar jangan hanya mengangkat berita kriminalitas, sekal-sekali selingilah dengan berita positif, good news,” ujar Danny Pomanto dengan nada menyindir yang diikuti dengan tepuk tangan dan gelak tawa dari peserta diskusi yang hadir. Dibatasi oleh waktu dengan tibanya waktu berbuka puasa, diskusi publik pun ditutup oleh MC dan diakhiri dengan acara buka puasa bersama.

Reporter: Rahmat Baharuddin/ Muhammad Nurhadi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s