Briket, Solusi Penanggulangan Limbah Kulit Kacang di Desa Bantimurung

IMG-20170804-WA0003
Ibu Rumah Tangga Sangat Antusias Menyambut Sosialisasi Teknologi Tepat Guna oleh HMK FMIPA UNM. (Doc.Ist)
Pangkep, BIOma – Teknologi Tepat Guna (TTG) merupakan salah satu paket kegiatan Bakti Ilmiah Mahasiswa (BIM) 2017 HMK FMIPA UNM yang memanfaatkan limbah rumah tangga warga Desa Bantimurung untuk dijadikan produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomis. 

Kacang tanah merupakan salah satu sumber daya yang berlimpah di Desa Bantimurung tetapi pemanfaatan kulit kacang masih kurang efektif. “Pemanfaatan kulit kacang tanah masih kurang efektif oleh warga Desa Bantimurung yang sebagian besar limbahnya langsung dibuang, sehingga kami berinovasi untuk membuat briket  yang bermanfaat sebagai bahan bakar dan bernilai ekonomis untuk warga sekitar” ujar Nurul Qalbi selaku koordinator paket kegiatan TTG.

Limbah kulit kacang tanah dimanfaatkan menjadi briket berupa bahan bakar pengganti kayu bakar untuk memasak. Briket lebih tahan lama dan mempunyai suhu tetap sekitar 60°C.

Kegiatan TTG mengundang antusiasme warga Desa Bantimurung terlebih pada ibu rumah tangga. “Kami sangat bersyukur dengan adanya kegiatan ini karena selama ini kami tidak mengetahui bagaimana cara memanfaatkan limbah kulit kacang yang semakin banyak” ungkap warga Desa Bantimurung.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s