Praktikum Perdana FKIP Unismuh

lita
(Foto : Syamsyul Bahri H – Doc. Bioma)

Parangtambung, Bioma – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pedidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) lakukan praktikum perdana di Laboratorium Kebun Percobaan Biologi (LKPB) FMIPA UNM (6/4).

Adnan sebagai kepala LKPB mengungkapkan bahwa Kegiatan praktikum ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan mutu perkuliahan dengan memberikan pengalaman belajar yang berkualitas. Selain itu, menurut Adnan, mahasiswa dituntut mampu mengintegrasikan antara pemahaman konsep teoritis dengan aplikasi konsep dilapangan khususnya kampus kawasan Indonesia Timur. Hal ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa pendidikan biologi yang akan menjadi seorang pendidik.

Salah satu asisten praktikun, Ferry Irawan mengatakan, kegiatan praktikum ini merupakan praktikum secara otentik atau objektif artinya teori-teori yang diajarkan sejalan dengan praktikum, “praktikum ini bertujuan untuk mengenalkan bagaimana praktikum yang baik, memberikan gambaran pada mahasiswa bagaimana praktek langsung ilmu biologi dari alam aslinya” tutur Ferry Irawan.

Reporter : Syamsyul Bahri

Advertisements

“Love Story” Di Penutupan Spora 2016

PAR
(Doc.Kingdom Lab Art)

Parangtambung, BIOma – Pameran Rupa Minimalis (PARIS), yang memamerkan karya-karya rupa mahasiswa jurusan biologi akan dirangkaikan pada penutupan Sport And Art (SPORA) 2016, yang rencananya diselenggarakan kan pada hari Jumat (8/4) di warkop Cora.

Pameran yang diselenggarakan oleh Kingdom Lab Art (KLA), tepatnya ordo rupa, mengangkat tema “Love Story”. Persiapan kegitan ini telah mencapai 35%. Menurut Fadil Fadli, selaku penanggung jawab kegitan ini, Sudah ada 3 karya yang telah terkumpul dan ditargetkan karya yang terkumpul sebanyak 10 karya, “rencananya untuk pameran kali ini karya yang akan ditampilkan sebanyak 10 kalaupun ada yang berlebih akan ditambah, minimal 10 maksimalnya tak terhingga” tuturnya.

Sebagai langkah awal, pameran ini hanya akan menampilkan karya-karya dari mahasiswa jurusan biologi dikarenakan kegiatan ini pertama kali diselenggarakan oleh KLA.

Reporter : Nurhidayah Agung

Bahaya Membaca Sambil Tiduran

lope
(Doc. health.detik.com)

(5/4/2016), BIOma – Larangan membaca sambil tiduran sering kita dengar dari orang tua. Namun jarang yang menghiraukannya karena menganggap tidak ada pengaruhnya bagi kesehatan. Awal dari kebiasaan membaca sambil tiduran karena rasa ngantuk akan selalu datang menggoda mata saat membaca sehingga sedikit demi sedikit badan kita rebahkan dan akhirnya membaca sambil tiduran.

Sebenarnya membaca sambil tiduran sangat berpengaruh bagi kesehatan terutama bagi mata. Karena saat membaca sambil tiduran mata tidak dapat mengatur cahaya yang masuk sehingga mata bekerja diluar kemampuannya.

Jika hendak membaca sambil tiduran sebaiknya posisi badan sedikit bersandar dan kepala ditegakkan. Usahakan jarak mata dengan bacaan tidak kurang dari 30 cm karena jika jarak fokus mata dengan bacaan tidak ideal maka mata akan cepat mengalami kelelahan dan dalam jangka panjang dapat menyebabkan gangguan rabun jauh. (Sumber : http://tabloidnova.com/)

Karena mata salah satu aset yang paling berharga, jadi jagalah kesehatan mata kita mulai sekarang. Untuk menjaga kesehatan mata perbanyak mengkonsumsi buah dengan kandungan karoten tinggi. Seperti wortel dan pepaya.

By : Adhelina

Jangan Tidur Siang Melebihi 30/45 Menit Sehari

tidur-siang-berapa-lama-sebaiknya-dilakukan
(Doc.Vemale.com)

(5/4/2016) BIOma – Tidur siang adalah salah satu kebiasaan seseorang untuk melepaskan rasa lelah setelah beraktivitas hingga waktu tidur pun dapat mencapai 2 – 3 jam. Dan tidur siang memiliki manfaat bagi kesehatan diantaranya dapat meningkatkan daya ingat, dapat menurunkan tingkat stress dan dapat mencegah insomnia. Namun jangan melebihi dari 30/45 menit Mengapa demikian ?

Karena tidur siang dengan jangka waktu yang lama atau melebihi dari 30/45 menit dapat mengganggu kesehatan tubuh. Seperti menyebabkan sakit kepala dan pusing ketika bangun tidur, menyebabkan nyeri punggung, dapat menaikkan berat badan. Selain itu penyakit yang disebabkan karena tidur siang terlalu lama yaitu resiko diabetes.

Salah satu penelitian mengatakan bahwa tidur siang yang terlalu lama, lebih dari 30 hingga 60 menit ternyata dapat memicu tubuh mengalami penghambatan dalam produksi insulin. Insulin merupakan zat yang secara alami diproduksi oleh ginjal untuk membantu mencerna gula darah, sehingga dapa meringankan kadar gula darah di dalam tubuh dan ketika produksi insulin terhambat dan gula darah didalam tubuh menjadi tidak terkontrol dan tidak tercerna dengan baik dan apabila dibiarkan terlalu lama dan menjadi kebiasaan maka dapat menyebabkan munculnya penyakit diabetes. (sumber : http://halosehat.com)

Mulai sekarang kurangilah waktu tidur siang yang terlalu lama, sehingga kita dapat menjaga kesehatan tubuh dari resiko penyakit diabetes, sebelum diambang penyesalan dihari tua hingga berujung pada kematian.

By : Adhelina

LPM Penalaran UNM Gelar Technical Meeting (TM) II PMP-OMK XIX

Penalaran
Technical Meeting II PMP-OMK XIX LPM Penalaran UNM Di Ballroom Phinisi UNM (Doc. Pubdok PMP-OMK XIX LPM Penalaran UNM)

BIOma – (3/4/2016), Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran Universitas Negeri Makassar (LPM Penalaran UNM) mengadakan Technical Meeting (TM) II PMP-OMK XIX di Ballroom Phinisi UNM. Peserta yang berhak mengikuti TM II adalah 80 peserta yang telah dinyatakan lolos 3 tahapan seleksi yaitu Focus Group Discussion (FGD), tes tertulis dan tes wawancara serta telah melakukan registrasi ulang.

TM II diadakan untuk memberikan arahan kepada peserta mengenai beberapa hal terkait PMP, mulai dari tempat, waktu, aturan, dan perlengkapan yang akan dibawa peserta PMP. Sriwidayani Syam selaku Koordiator panitia pengarah PMP-OMK XIX menyampaikan “semua peraturan PMP yang ditetapkan hanya sekadar menguji ketahanan (resiliensi) peserta hingga dikukuhkan dan ditetapkan sebagai anggota LPM Penalaran UNM angkatan ke- XIX”.

Pada TM II, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok dengan tema penelitian yang sesuai dengan bakat dan minatnya. Setiap peserta juga diberikan tugas menyelesaikan satu karya tulis ilmiah non penelitian. Sehingga, peserta memiliki dua tugas besar yang harus diselesaikan selama PMP berlangsung yaitu tugas kelompok berupa karya tulis ilmiah penelitian dan tugas individu berupa karya tulis ilmiah non penelitian. Setiap kelompok penelitian dibimbing oleh 1 panitia pengarah dan 2 mentor yang handal serta setiap peserta akan didampingi oleh satu pendamping untuk menyelesaikan karya tulis ilmiahnya.

“Semoga Kegiatan PMP ini berjalan dengan lancar dan semua ilmu yang didapatkan oleh peserta PMP diharapkan dapat mereka aplikasikan” ujar Mukhbi Dwi Putra M. Kato sebagai Ketua Umum LPM Penalaran UNM Periode 2015/2016.

By : Pubdok PMP-OMK XIX LPM Penalaran UNM (Fonni Yusdian)

Juarai Lomba Volley, Hipofisis Raih Medali Emas Kedua

volley
(Doc. Pubdok SPORA 2016)

Parangtambung, BIOma – Final lomba volley putra yang mempertemukan antara Panthera Leo dan Hipofisis berlangsung sengit (3/4) dilapangan FMIPA. Pasalnya, kedua tim sama-sama berambisi ingin merebut titel juara dalam cabang volley putra SPORA 2016.

Laga sarat gengsi ini menjadi perhatian tersendiri bagi penonton yang hadir. Selain karena laga tersebut merupakan laga final, permainan yang dipertontonkan kedua tim sangat menarik dan sayang untuk dilewatkan. Belum lagi, percikan dari genangan air akibat hujan dan lapangan yang licin, memberikan warna tersendiri. Sehingga seringkali membuat beberapa pemain terjatuh.

Pada  awal pertandingan, Panthera Leo sempat mengambil alih kendali. Namun, Hipofisis dengan mental juara yang tinggi tidak tinggal diam. Mereka menunjukkan ketangguhannya dan berhasil mengimbangi Panthera Leo, dan memaksa pertandingan ditentukan melalui Babak long-set.

Setelah melalui long-set yang cukup menegangkan, akhirnya tim volly Putra Hipofisis memastikan diri keluar sebagai juara cabang volley putra dan berhasil memenangkan ‘big match’ kali ini. Sementara  Panthera Leo harus puas berada di posisi ke dua, menerima keunggulan dari tim Hipofisis. Dengan kemenangan ini, Hipofisis telah mengumpulkan 2 medali emas dalam SPORA 2016.

By : Nurul Annisa Husain

Hipofisis Taklukkan Panthera Leo Dua Kali Dalam Sehari

Capture
(Doc. Pubdok SPORA 2016)

Parangtambung, BIOma – Pertandingan futsal antara Hipofisis dan Panthera Leo sore tadi berlangsung sengit (3/4), di lapangan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Pertandingan ini merupakan pertandingan kedua yang mempertemukan Hipofisis dan Panthera Leo di lapangan, setelah sebelumnya bentrok dalam pertandingan final volley putra yang dimenangkan oleh Hipofisis.

Semangat yang menggebu-gebu antar kedua tim begitu terasa saat dipertemukan kembali dalam semifinal cabang futsal. Pertandingan antara dua juara di era berbeda ini berlangsung seimbang, terbukti babak pertama berakhir dengan skor sama kuat 1-1.

Namun pada babak ke dua, hujan gol terjadi dengan terciptanya 10 gol. Panthera Leo yang kalah stamina pada babak ini dipaksa tunduk dengan keunggulan meyakinkan 8-4 bagi kemenangan Hipofisis dan berhak melaju ke puncak final menghadapi tim debutan Sinergid, yang pada pertandingan sebelumnya mengalahkan Sintesis pada semifinal kemarin (2/4).

Meskipun terdapat tim kalah dan menang, sportifitas dan kekeluargaan antara kedua tim tetap dijaga karena Spora adalah ajang silaturahmi mahasiswa Biologi dalam Bidang seni dan olahraga.

By : Pubdok SPORA 2016

HIMABIO FMIPA UNM